BAURAN PEMASARAN HARGA (PRICE)
- agar produsen dapat bertahan di pasar karena perusahaan bisa saja berada dalam keadaan tersisih dari pasar karena persaingan yang ketat, perubahan preferensi dan selera pelanggan.
- Meningkatkan laba saat ini
- Penguasaan pasar dengan memberlakukan angka rendah untuk barang dan jasa untuk mendapatkan ukuran pasar yang besar.
- Pasar untuk ide inovatif, perusahaan dapat menetapkan harga tinggi untuk produk dan layanan mereka yang sangat inovatif dan menggunakan teknologi mutakhir.
- Memaksimalkan keuntungan bagi perusahaan.
- Merebut pangsa pasar.
- Memperoleh hasil pendapatan yang cukup dari penjualan produk atau jasa agar uang kas cepat kembali.
- Penetapan harga untuk sasaran berdasarkan target penjualan dalam periode tertentu.
- Penetapan harga untuk promosi. Penetapan harga untuk suatu produk
- Penetapan harga yang tinggi untuk pelanggan yang mampu membayar harga tersebut.
- Faktor Internal
- Tujuan Pemasaran perusahaan
- Strategi Bauran Pemasaran
- Biaya
- Organisasi
- Factor Eksternal
- Pengaruh dari struktur pasar yang dihadapi
- Persaingan
- Unsur-unsur lingkungan eksternal yang lain meliputi kondisi lingkungan, kebijakan pemerintah dan kondisi ekonomi
D. Metode Penetapan Harga
1. Skimmingpricing
Yaitu penetapan harga yang tinggi pada suatu produk dan dilengkapi dengan gencarnya aktivitas promosi. contohnya adalah produk Gadget, Komputer, kamera dan sebagainya.
2. Penetrationpricing
Yaitu penetapan harga rendah pada tahap awal PLC, dengan tujuan untuk meraih pangsa pasar yang lebih luas menghambat masuknya para pesaing. Produk yang menggunakan penetapan harga ini biasanya produk yang sudah umum dan banyak dijual oleh perusahaan seperti masker
3. Prestigepricing
Metode ini adalah penetapan harga ditetapkan pada tingkat yang tinggi karean termasuk pada produk langka dan tidak banyak yang menjual sehingga konsumen yang sangat peduli dengan status dan kualitasnya akan tertarik dengan produk ini meskipun mahal, Contohnya adalah permata, emas,intan, berlian.
4. Pricelining
yaitu penetapan harga untuk lini produk tersebut bias bervariasi dan ditetapkan pada tingkat harga tertentu yang berbeda. Karena perusahaan menjual lebih dari satu produk contohnya adalah kerudung, baju, celana
5. Odd-EvenPricinge
Yaitu penetapan harga yang besarnya mendekati jimlah genap tertentu.
6. Demand-Backward pricing
Penetapan harga oleh perusahaan dengan memperkirakan suatu tingkat harga yang bersedia dibayar konsumen untuk produk-produk yang mahal, kemudian menentukan margin yang harus dibayarkan kepada retaiil setelah itu baru menentukan harga jualnya.
7. Bundle pricing
Yaitu pemasaran dua atau lebih produk dalam satu harga paket.
E. Pergerakan harga, produk dan kebijakan distribusi untuk kebutuhan perusahaan
Komponen pergelangan harga adalah meliputi :
1. Tren
Tren merupakan kecenderungan harga produk atau jasa untuk bergerak ke suatu arah. tren dibedakan menjadi 3 macam:
- Uptrend, yaitu pergerakan harga yang naik secara bertahap
- Downtrend yaitu pergerakan harga yang menurun secara bertahap.
- Rangingatau Sideways, yaitu keadaan harga menunjukkan konsolidasi akibat adanya tarik-menarik antara pihak seller vs. buyer. Atau bisa diartikan harga bergerak naik-turun dalam kisaran tertentu.
2. Volatilitas
Yaitu Besarnya jarak fluktuasi atau naik turunnya harga secara periodik disebut volatilitas.
3. Momentum
Momentum merupakan kekuatan tren yang sedang terjadi.
4. Kekuatan Pasar
Kekuatan pasar adalah Intensitas dari pasar yang berhubungan dengan harga, dengan melihat keadaan pasar yang diambil oleh banyak pelaku pasar.
5. Siklus
Yaitu kecenderungan harga pasar untuk bergerak dalam pola siklus tertentu.
6. Support Resistance
Yaitu
Ketika para trader menganggap level harga saat ini sudah terlalu
tinggi, maka mereka akan cenderung meurunkan harga hingga mencapai level
tinggi tertentu, atau biasa disebut sebagai resisten.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar