BAB I
JADI PENGUSAHA
MANDIRI
(JAPRI)
Ø
Apa itu program JAPRI ?
Program JAPRI terdiri dari beberapa
komponen kegiatan termasuk pelatihan soft skills berisi pembekalan motivasi,
bagaimana mencari ide bisnis, meningkatkan kepercayaan diri untuk mulai
berusaha, diikuti oleh pelatihan hard skills berisi teknis keterampilan
wirausaha dan kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pembinaan, dan pendampingan
kewirausahaan. Program JAPRI menyasar anak muda usia 18-30 tahun, agar berani
memulai membangun usaha sehingga mampu memiliki usaha sendiri, serta membiayai
kebutuhan hidup secara mandiri.
Ø
Tujuan program JAPRI:
1.
Menggerakkan minat berwirausaha dan kemauan
untuk berani mengambil risiko di
kalangan anak muda kurang mampu dengan dukungan dari keluarga dan masyarakat.
2.
Memfasilitasi anak muda kurang mampu yang
memiliki potensi berwirausaha dengan pengetahuan dan keterampilan untuk memulai
dan mengembangkan usaha sesuai dengan kebutuhan pasar.
3.
Memberikan dukungan yang berkelanjutan bagi
peserta program, termasuk pembinaan, pendampingan, modal awal usaha, serta
hubungan dengan komunitas usaha.
AYO JADI PENGUSAHA
MANDIRI!
Ø
KARAKTER PENGUSAHA SUKSES
Terlepas dari apapun arti kesuksesan,
terdapat ciri-ciri umum yang dimiliki oleh pengusaha sukses. Sebagian besar
dari ciri-ciri tersebut dapat dipelajari melalui latihan dan mengembangkan
sikap optimis. Beberapa hal di bawah ini adalah karakter-karakter pengusaha
sukses:
1.
Buat passion jadi usaha
“Kinerja yang Luar Biasa lahir dari kegembiraan yang luar
biasa dari menjalankannya”
Rene
Suhardono (Career Coach)
PASSION
WILL DRIVE AWESOME RESULT !
Apa yang kita dapatkan dari usaha
kita seharusnya adalah bentuk kepuasan pribadi. Jika kita tidak menikmati apa
yang kita lakukan, kemungkinan besar kita juga tidak mempunyai rasa memiliki
yang kuat terhadap usaha kita. Dan jika kita tidak menikmati dan merasa
memiliki apa yang kita lakukan, kemungkinan besar usaha kita tidak akan
berhasil.
2.
Jalankan dengan serius
Kita tidak dapat berharap untuk mendulang sukses dalam usaha kecuali jika
kita benar-benar serius dan percaya pada barang atau jasa yang kita jual.
Terlalu banyak pengusaha yang tidak cukup serius dalam menjalankan usahanya dan
tidak cukup percaya pada barang atau jasa yang mereka jual, sehingga mereka
tidak cukup berani berkompetisi dengan pengusaha lain.
3.
Rencanakan semuanya dengan matang
Merencanakan setiap hal dalam usaha bukan hanya keharusan, tapi juga
kebiasaan yang harus dikembangkan, diterapkan, dan dipelihara oleh setiap
pengusaha. Membuat rencana usaha sangat penting untuk kita bisa membuat atau
mengambil langkah yang tepat sesuai kenyataan. Rencana usaha juga dapat
meminimalisir kesalahan dari awal akibat kurangnya persiapan dan bisa mengukur
keberhasilan dari langkah yang diambil.
4.
Mengelola uang dengan bijak
Mengelola keuangan merupakan keterampilan yang wajib dimiliki oleh
seorang pengusaha. Keterampilan yang paling penting dari mengelola keuangan
sebuah usaha adalah memisahkan pengelolaan keuangan pribadi dan usaha.
Pencatatan yang rutin dan lengkap juga menjadi kebiasan yang sangat baik bagi
sebuah usaha. Dari pencatatan tersebut dapat dilihat dengan jelas kemana aliran
uang usaha kita berputar. Aliran darah dari setiap perusahaan adalah arus kas.
Kita membutuhkannya untuk membeli perlengkapan dan peralatan usaha, mempromosikan
usaha, dan tidak lupa untuk menggaji diri sendiri atas waktu yang kita
pergunakan dalam menjalankan usaha tersebut. Oleh karena itu, semua pengusaha
harus menjadi manajer keuangan yang bijak untuk menjamin ketersediaan aliran
kas untuk kebutuhan usaha.
5.
Fokus terhadap konsumen dan pelanggan.
Usaha kita bukan tentang barang atau jasa yang kita jual. Usaha kita juga
bukan tentang harga dari barang dan jasa yang kita jual. Usaha kita bukan
persaingan mengalahkan pengusaha yang lain. Usaha kita adalah tentang konsumen
dan pelanggan (peoplecentered). Pendekatan apa yang kita lakukan untuk bisa
mengetahui keinginan dan kebutuhan konsumen dan pelanggan atas suatu barang
atau jasa.
Setelah kita mengetahui keinginan dan kebutuhan konsumen, apa yang bisa
kita lakukan terhadap produk barang atau jasa yang kita jual agar bisa memenuhi
kepuasan tersebut diatas. Konsumen dan pelanggan adalah orang-orang yang
membuat keputusan akhir apakah barang atau jasa kita layak dibeli atau tidak.
Layak dilakukan pembelian ulang atau tidak. Jadi fokuslah untuk terus mencari
tahu bagaimana produk kita bisa terus menerus memuaskan kebutuhan dan keinginan
konsumen dan pelanggan.
6.
Ciptakan keunggulan kompetitif
Barang atau jasa harus memiliki
keunikan yang jelas (added value). Hal ini dilakukan agar konsumen dan
pelanggan memiliki alasan untuk memilih membeli barang atau jasa kita
dibandingkan milik pesaing. Keunikan bisa dari manfaat barang atau jasa yang
kita jual, bisa juga layanan atau produk yang berbeda dari para pesaing.
MENJADI PENGUSAHA
YANG BERETIKA
Ø
Untuk menjadi pengusaha yang sukses, seseorang
harus mampu menjalankan bisnis secara beretika. Etika usaha merupakan komponen
dasar dan penting yang harus selalu dipegang oleh seorang pengusaha dalam
menjalankan setiap proses dalam usahanya. Etika dalam hal ini adalah cara-cara
dalam melakukan kegiatan usaha, yang mencakup sikap atau moral pengusaha dalam
lingkungan usaha serta masyarakat dan pelaku didalam rantai nilai usahanya.
Ø
Seorang pengusaha yang baik akan senantiasa
mengelola dan menjalankan usahanya secara sehat, tidak merugikan orang lain,
dan bermanfaat untuk masyarakat dan lingkungan sekitar. Berikut adalah beberapa
cara untuk menjadi pengusaha yang beretika:
1.
Jujur
Kejujuran merupakan salah satu hal penting untuk bisa sukses dalam
menjalankan usaha dengan membangun kepercayaan konsumen, pelanggan, dan
masyarakat. Kita harus bersikap jujur dalam segala hal, mulai dari hanya
memberikan informasi hingga proses menganalisa kekurangan barang/jasa yang kita
tawarkan.
2.
Komitmen
Seorang pengusaha dapat dipercaya jika ia senantiasa berusaha memenuhi
janji dan komitmen yang pernah dibuat. Tidak hanya itu, seorang pengusaha juga
harus senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada
pelanggan sejak usahanya dimulai sampai saat usahanya sudah besar dan sukses.
Hal inilah yang akan membuat suatu produk atau jasa selalu dicintai oleh
konsumennya.
3.
Loyalitas / Kesetiaan
Loyalitas adalah hal yang sangat diperlukan agar usaha dapat berjalan
dengan baik tanpa menimbulkan konflik. Loyalitas dapat ditunjukkan dengan
bekerja sesuai dengan tujuan usaha serta tidak mencampurkan masalah usaha
dengan masalah pribadi. Kita juga dapat menunjukkan loyalitas dengan memberikan
seluruh kemampuan yang kita miliki demi perkembangan usaha ke arah yang lebih
baik.
4.
Kepedulian
Seorang pengusaha harus menjadi pribadi yang menunjukkan kepedulian,
simpatik, dan baik hati. Kita harus memahami bahwa keputusan dalam usaha tidak
hanya berpengaruh bagi perusahaan, namun juga masyarakat dan lingkungan di sekitar
usaha. Seorang pengusaha harus mampu memberikan keputusan yang memiliki paling
banyak manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
5.
Mematuhi Aturan
Dunia
usaha tentu memiliki berbagai aturan yang telah ditetapkan secara tertulis
maupun tidak tertulis. Patuhilah seluruh aturan tersebut agar dapat menjadi
pengusaha yang disegani masyarakat dan lingkungan dan sesuai dengan hukum dan
perundangan yang berlaku di Indonesia.