cheoneun yejeone

Sabtu, 19 Desember 2020

BAURAN LOKASI DAN SALURAN DISTRIBUSI

 BAURAN LOKASI DAN SALURAN DISTRIBUSI

  • Konsep Lokasi dalam Bauran Pemasaran
Tempat (place) merupakan salah satu elemen yang masuk dalam 7P. Place atau tempat dalam metode marketing mix tidak hanya diartikan sebagai suatu tempat dimana usaha dijalankan, namun lebih luas lagi yaitu merupakan segala kegiatan  dalam penyaluran produk berupa barang ataupun jasa dari produsen ke konsumen atau biasa disebut dengan distribusi.
Distribusi adalah berbagai macam kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempermudah penyaluran produk kepada konsumen atau juga dapat diartikan sebagai kegiatan pemasaran yang berusaha memperlancar penyampaian barang kepada konsumen.
Menurut Philip Kotler distribusi merupakan berbagai kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk membuat produknya mudah diperoleh dan tersedia untuk konsumen sasaran. Sedangkan menurut Boom dan Bitner (dalam Dias & Shah, 2009:318) menyebutkan bahwa dalam lokasi pemasaran, terdapat beberapa pihak yang terlibat di dalamnya, yaitu marketing intermediary, channel of distribution, agen atau broker, wholesaler dan retailer, serta logistik dan transportasi.


JIka mengacu dari kedua pendapat diatas, fungsi distribusi disini tak lain adalah untuk memastikan ketersediaan barang dan jasa yang dibutuhkan konsumen pada waktu dan tempat yang tepat. Berbagai saluran distribusi ini merupakan sebuah perangkat yang saling terkait satu sama lainnya dalam proses penyediaan produk/pelayanan untuk digunakan atau dikonsumsi.ngipora dalam 
Ratih (2009) menyatakan proses penyaluran produk sampai ketangan konsumen 
akhir dapat menggunakan saluran yang panjang atau pendek sesuai dengan kebijakan 
saluran distribusi yang ingin dilaksanakan perusahaan.
 
  • Kriteria daerah kinerja yang positif untuk pemasaran
Kinerja pemasaran adalah elemen penting dalam kinerja perusahaan dan sebagai konsep untuk mengukur prestasi pemasaran suatu perusahaan. Secara umum karena kinerja perusahaan bisa dilihat dari kinerja pemasarannya.
Penerapan strategi pemasaran dapat mewujudkan kepuasan konsumen, kesuksesan produk baru, peningkatan penjualan, dan profitabilitas perusahaan.
Akan tetapi pengukuran kinerja pemasaran menjadi permasalahan dan perdebatan klasik karena kinerja pemasaran bersifat multidimensional yang mana di dalamnya terdapat banyak tujuan dan tipe organisasi. Kinerja pemasaran dapat
diukur dengan menggunakan kriteria pengukuran sekaligus (multiple measurement) dan pengukuran dengan kriteria tunggal (single measurement).
Beberapa kriteria daerah kinerja yang positif untuk pemasaran adalah lokasi yang strategis, akses jalan mudah, perijinan mudah, lingkungan yang mendukung, dekat dengan konsumen dan sebagainya.

  • Persyaratan Legislasi wilayah terkait K3 dalam kegiatan pemasaran
Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan sesuatu yang sangat penting bagi karyawan yang harus ditetapkan oleh perusahaan. Baik pekerja yang berada di lapangan maupun yang di kantor. Dalam pemasaran memiliki risiko yang lebih besar daripada karyawan yang bekerja didalam perusahaan sehingga manajemennya perlu untuk diperhatikan secara detail. Terlepas dari lokasi pekerjaan, keduanya adalah aset perusahaan yang harus dijaga dengan baik tidak hanya kesehatan kerja saja, namun juga keselamatan kerja bagi karyawan perusahaan.
Tujuan Penerapan K3 dalam pemasaran adalah pencegahan risiko biaya dalam pemasaran, melindungi karyawan bidang pemasaran, dan menjamin efektivitas perusahaan.

  • Konsep dan Kegunaan saluran distribusi
Menurut KBBI, distribusi merupakan kegiatan penyaluran barang kepada beberapa orang atau ke beberapa tempat. Pada bidang perdagangan.
Penyaluran disebut dengan saluran distribusi atau disebut juga dengan saluran pemasaran, yang memiliki arti sebuah rute atau jalur yang telah ditentukan produsen atau perusahaan untuk memberikan barang atau pelayanan kepada konsumen yang mencakup beberapa perantara yang saling berhubungan, seperti grosir, distributor, pengecer, dan sebagainya.

Kegunaan atau fungsi utama saluran distribusi atau saluran pemasaran adalah menyalurkan barang dari produsen ke konsumen atau dari perusahaan kepada pelanggan.
Kegunan lain dari saluran distribusi adalah a. Information yaitu Mengumpulkan informasi penting tentang konsumen dan pesaing untuk merencanakan dan membantu pertukaran.
b. Promotiin atau Pengembangan dan penyebaran komunikasi persuasif tentang produk yang ditawarkan (promosi).
c. Negitiation atau merencanakan, negosiasi atau menyepakati harga dan faktor lain sehingga memungkinkan perpindahan hak kepemilikan.
d. Ordering yaitu Pihak distributor dapat memesan barang kepada perusahaan.
e. Payment yaitu Pembeli dapat melakukan pembayaran tagihan kepada penjual melalui bank atau lembaga keuangan lainnya.
f. Title yaitu Perpindahan kepemilikan
g. Physical Possession yaitu mengangkut dan menyimpan barang dari bahan baku hingga barang jadi dan akhirnya sampai ke konsumen
h. Financing yaitu memanfaatkan dana untuk biaya-biaya dalam pekerjaan saluran pemasaran.
i. Risk Taking yaitu perusahaan dapat menanggung risiko yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan saluran pemasaran.

  • Tipe-tipe Distribusi
a. Produsen - Retailer - Konsumen
b. Produsen - Wholesaler - Retailer - Konsumen
c. Produsen - Agen - Wholesaler - Retailer - Konsumen
d. Produsen - Industri
e. Produsen - Wholesaler - Industri

  • Evaluasi dan Upaya pengendalian distribusi
Definisi pengendalian saluran distribusi adalah menguasai semua anggota atau pihak dalam saluran distribusi agar 
dapat mengendalikan kegiatan
Pemasaran. Menurut Tjiptono (2002: 212) beberapa jenis strategi pengedalian 
saluran distribusi yang biasa 
digunakan dalam perusahaan antara lain Vertical Marketing System (VMS) dan 
Horizontal Marketing System (HMS).
Perusahaan perlu melakukan pengendalian dan strategi distribusi yang tepat dan efisien sehingga dapat menghasilkan keuntungan yang maksimal. Adapun strategi yang bisa diterapkan oleh perusahaan adalah strategi cakupan distribusi, strategi struktur saluran distribusi, strategi modifikasi saluran distribusi dan sebagainya.

  • Manajemen Konflik dalam saluran distribusi
Jenis konflik dalam saluran distribusi dibagi menjadi dua, yaitu konflik horizontal dan vertikal.
Untuk mengelola mencegah dan menangani konflik dalam saluran distribusi, perusahaan dapat menerapkan salah satu atau beberapa strategi yaitu  Boundary, Bargaining strategy, 
Superorganizational strategy, Interpenetration strategy,Superordinate goal strategy, Exchange of person strategy, dan Cooptation.

Jumat, 11 Desember 2020

SEGMENTING, TARGETING, POSITIONING PASAR

SEGMENTASI, TARGETING, POSITIONING PASAR

  • Konsep Inti STP

Segmenting

Hal pertama yang Anda harus lakukan adalah segmenting yakni Anda harus mampu mengkelompok-kelompokan pengguna produk Anda dengan berdasarkan pada usia, tempat tinggal, penghasilan, gaya hidup atau bagaimana cara customer menggunakan produk Anda.

Targeting

Tahapan selanjutnya setelah segmenting adalah proses targeting, dimana Anda harus memutuskan untuk memilih dari kelompok-kelompok segmen produk Anda untuk dijadikan target market atau skala prioritas.

Anda harus melakukan beberapa proses survey terlebih dahulu untuk memudahkan Anda mengetahui kondisi pasar, agar proses strategi pemasaran stp tidak salah sasaran.

Positioning

Tahapan terakhir adalah positioning, dimana Anda harus mampu menjelaskan posisi produk kepada customer. Maksudnya posisi disini lebih kepada penempatan produk Anda bila disAndarkan dengan pesaing atau kompetitor, apa saja yang menjadi keunggulan maupun perbedaaan dengan pesaing atau kompetitor.

  • Konsep Nilai Pelanggan


Nilai pelanggan (customer value) merujuk pada manfaat  yang diperoleh pelanggan dari suatu produk atau jasa dengan upaya dan pengorbanan yang dilakukan untuk mendapatkan dan menggunakan produk.

 
Manfaat nilai pelanggan
1.Menciptakan kesetiaan dan retensi pelanggan
2.Menumbuhkan pangsa pasar
3.Membentuk ekuitas pelanggan
4.Membangun hubungan yang benar dengan pelanggan yang tepat
  • Penjelasan mengenai pasar yang meliputi grosir, pengecer dan eksportir
Perdagangan grosir (wholesaling) adalah semua aktivitas yang melibatkan penjualan barang dan jasa kepada pihak yang membeli untuk dijual kembali atau pemakaian bisnis. Pedagang grosir dibagi menjadi tiga kelom-pok utama : 
(1). Pedagang grosir, 
(2). Agen danpialang, 
(3) serta cabang dan kantor penjualan produsen
 

Pedagang grosir menambah nilai dengan melakukan satu atau lebih saluran berikut:

(1)Menjual dan mempromosikan
(2)Membeli dan membangun pilihan
(3)Pemecahan kuantitas besar
(4)Pergudangan

  perdagangan eceran, semua kegiatan penjualan yang langsung berhubungan barang atau jasa ke konsumen akhir untuk pemakain pribadi. Terdapat beberapa toko pengecer utama diantaranya  toko khusus, departemen store, swalayan, toko kelontong, toko diskon dll.

  Ekspor adalah kegiatan mengeluarkan barang dari peredaran dalam masyarakat dan mengirimkan ke luar negeri sesuai ketentuan pemerintah dan mengharapkan pembayaran dengan valuta asing. Eksportir merupakan produsen/manufaktur yang bertindak sebagai perantara antara produsen/manufaktur dan buyer diluar negeri (buying agent).   

 

  • Penjelasan terkait pelanggan lokal, nasional dan internasional

  Pelanggan adalah suatu lembaga, instansi, organisasi atau juga perorangan yang membeli barang atau jasa dari perusahaan secara rutin atau terus menerus karena barang yang di belinya dapat bermanfaat baginya.
  pemasaran lokal adalah pemasaran yang wilayahnya tidak terlalu jauh (lokal), pemasaran nasional adalah pemasaran yang wilayahnya nasional atau masih satu negara dan pemasaran internasional adalah pemasaran antar negara (internasional).
 
Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar merupakan pembagian kelompok pembeli atau pembeli potensial yang beraneka ragam atau yang berbeda-beda ke dalam kelompok-kelompok yang lebih kecil yang pola-pola kebutuhan pembelinya sama

Tujuan

untuk membuat proses pemasaran yang lebih terarah sehingga sumber daya perusahaan dapat digunakan secara efektif dan efisien.

Pendekatan menentukan segmentasi pasar

 1. A priori

2. Post hoc

Faktor yang mempengaruhi kelayakan segmentasi

1. Dapat di ukur

2. Accessible

3. Subtantial

4. Unik

5. Cocok

6. Stabil

 

Dasar-dasar penentuan segmentasi

Umumnya variabel-variabel yang

digunakan untuk menentukan segmen pasar dapat dikelompokkan dalam empat kategori berikut:

Geografi 

Demografi 

Perilaku  

            Psikografi
 
Macam-Macam segmentasi Pasar

1. Segmentasi pasar berdasarkan geografi dan geodemografi

2. Segmentasi pasar berdasarkan demografi

3. Segmentasi pasar berdasarkan perilaku

4. Segmentasi pasar berdasarkan Psikografi dan gaya hidup

 

Pendekatan Untuk Menentukan Segmentasi pasar Industrial

1. Kemiripan tugas pembelian

2. Jenis produk dan tingkat standarisasi

3. Signifikansi pembelian bagi organisasi yang membeli

4. Tingkat ketidak pastian situasi pembelian

 Positioning

Menurut Philip Kotler, positioning dapat diartikan sebagai tindakan untuk merancang produk dan bauran pemasaran sehingga tercipta kesan tertentu di dalam ingatan konsumen.

Selanjutnya, Kotler dan Keller mengungkapkan pengertian positioning sebagai cara untuk mencari posisi yang tepat di dalam pasar setelah menentukan strategi segmentasi yang digunakan.

 

Manfaat Positioning dalam Strategi Pemasaran
Sebagaimana yang diungkapkan oleh Craven (1991) bahwa, positioning memiliki peran yang sangat penting dalam perang strategi pemasaran, khususnya setelah perusahaan tersebut melakukan analisis pasar dan analisis pesaing dalam suatu analisis internal perusahaan (total situation analysis). Berikut ini beberapa manfaat positioning dalam strategi pemasaran.
 

 

Targeting

Targeting adalah proses membidik target pasar yang telah dipilih dalam proses analisa segmentasi pasar sebelumnya. Serangkaian program pemasaran perlu disesuaikan dengan karakteristik pasar sasaran yang akan dituju. Penentuan pasar sasaran merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting untuk menjalankan proses pemasaran produk. Dengan adanya proses targetting, perusahaan akan melakukan fokus pada proses positioning.

Kristanto menyatakan sebagai berikut: “Positioning mengacu pada tindakan diferensiasi sebuah merek di dalam pikiran para konsumen terhadap dan melebihi para pesaing dalam hal atribut-atribut dan manfaat-manfaat yang ditawarkan dan tidak ditawarkan oleh merek.”

 

 

 

 


 

 

MANAJEMEN PEMASARAN BERAS MERAH ORGANIK

 MANAJEMEN PEMASARAN BERAS MERAH ORGANIK Beras merupakan biji-bijian sumber karbohidrat yang dikonsumsi orang di seluruh dunia. Makanan ...