SEGMENTASI, TARGETING, POSITIONING PASAR
Segmenting
Hal pertama yang Anda harus lakukan adalah segmenting yakni Anda harus mampu mengkelompok-kelompokan pengguna produk Anda dengan berdasarkan pada usia, tempat tinggal, penghasilan, gaya hidup atau bagaimana cara customer menggunakan produk Anda.
Targeting
Tahapan selanjutnya setelah segmenting adalah proses targeting, dimana Anda harus memutuskan untuk memilih dari kelompok-kelompok segmen produk Anda untuk dijadikan target market atau skala prioritas.
Anda harus melakukan beberapa proses survey terlebih dahulu untuk memudahkan Anda mengetahui kondisi pasar, agar proses strategi pemasaran stp tidak salah sasaran.
Positioning
Tahapan terakhir adalah positioning, dimana Anda harus mampu menjelaskan posisi produk kepada customer. Maksudnya posisi disini lebih kepada penempatan produk Anda bila disAndarkan dengan pesaing atau kompetitor, apa saja yang menjadi keunggulan maupun perbedaaan dengan pesaing atau kompetitor.
Nilai
pelanggan (customer value) merujuk pada manfaat
yang diperoleh pelanggan dari suatu produk atau jasa dengan upaya dan
pengorbanan yang dilakukan untuk mendapatkan dan menggunakan produk.
●Manfaat nilai pelanggan
1.Menciptakan kesetiaan dan
retensi pelanggan
2.Menumbuhkan pangsa pasar
3.Membentuk ekuitas pelanggan
4.Membangun hubungan yang benar
dengan pelanggan yang tepat
- Penjelasan mengenai pasar yang
meliputi grosir, pengecer dan eksportir
Perdagangan grosir (wholesaling) adalah semua aktivitas yang melibatkan
penjualan barang dan jasa kepada pihak yang membeli untuk dijual kembali atau
pemakaian bisnis. Pedagang grosir dibagi menjadi tiga kelom-pok utama :
(1).
Pedagang grosir,
(2). Agen danpialang,
(3) serta cabang dan kantor
penjualan produsen
Pedagang
grosir menambah nilai dengan melakukan satu
atau lebih saluran berikut:
(1)Menjual
dan mempromosikan
(2)Membeli
dan membangun pilihan
(3)Pemecahan
kuantitas besar
(4)Pergudangan
perdagangan eceran, semua kegiatan penjualan
yang langsung berhubungan barang atau jasa ke konsumen akhir untuk pemakain
pribadi. Terdapat beberapa toko pengecer utama diantaranya toko khusus, departemen store, swalayan, toko
kelontong, toko diskon dll.
Ekspor adalah kegiatan mengeluarkan
barang dari peredaran dalam masyarakat dan mengirimkan ke luar negeri sesuai
ketentuan pemerintah dan mengharapkan pembayaran dengan valuta asing. Eksportir
merupakan produsen/manufaktur yang bertindak sebagai perantara antara
produsen/manufaktur dan buyer diluar negeri
(buying agent).
- Penjelasan terkait pelanggan lokal, nasional dan internasional
Pelanggan adalah suatu lembaga,
instansi, organisasi atau juga perorangan yang membeli barang atau jasa dari
perusahaan secara rutin atau terus menerus karena barang yang di belinya dapat
bermanfaat baginya.
pemasaran lokal adalah pemasaran yang
wilayahnya tidak terlalu jauh (lokal), pemasaran nasional adalah pemasaran yang
wilayahnya nasional atau masih satu negara dan pemasaran internasional adalah
pemasaran antar negara (internasional).
Segmentasi Pasar
Segmentasi pasar merupakan
pembagian kelompok pembeli atau pembeli potensial yang beraneka ragam atau yang
berbeda-beda ke dalam kelompok-kelompok yang lebih kecil yang pola-pola
kebutuhan pembelinya sama
Tujuan
untuk membuat proses pemasaran yang lebih terarah sehingga sumber daya perusahaan dapat
digunakan secara efektif dan efisien.
Pendekatan menentukan
segmentasi pasar
1. A priori
2. Post hoc
Faktor yang mempengaruhi kelayakan segmentasi
1. Dapat di ukur
2. Accessible
3. Subtantial
4. Unik
5. Cocok
6. Stabil
Dasar-dasar penentuan
segmentasi
Umumnya variabel-variabel yang
digunakan untuk menentukan segmen pasar dapat dikelompokkan dalam empat kategori berikut:
Geografi
Demografi
Perilaku
Psikografi
Macam-Macam segmentasi Pasar
1. Segmentasi pasar berdasarkan geografi dan geodemografi
2. Segmentasi pasar berdasarkan demografi
3. Segmentasi pasar berdasarkan perilaku
4. Segmentasi pasar berdasarkan Psikografi dan gaya hidup
Pendekatan Untuk Menentukan Segmentasi pasar Industrial
1. Kemiripan tugas pembelian
2. Jenis produk dan tingkat standarisasi
3. Signifikansi pembelian bagi organisasi yang membeli
4. Tingkat ketidak pastian situasi pembelian
Positioning
Menurut Philip Kotler, positioning dapat diartikan sebagai tindakan untuk merancang produk dan bauran pemasaran sehingga tercipta kesan tertentu di dalam ingatan konsumen.
Selanjutnya, Kotler dan Keller mengungkapkan pengertian positioning sebagai cara untuk mencari posisi yang tepat di dalam pasar setelah menentukan strategi segmentasi yang digunakan.
Manfaat Positioning dalam Strategi Pemasaran
Sebagaimana yang diungkapkan oleh Craven (1991) bahwa, positioning memiliki peran yang sangat penting dalam perang strategi pemasaran, khususnya setelah perusahaan tersebut melakukan analisis pasar dan analisis pesaing dalam suatu analisis internal perusahaan (total situation analysis). Berikut ini beberapa manfaat
positioning dalam strategi pemasaran.
Targeting
Targeting adalah proses membidik target pasar yang telah dipilih dalam proses analisa segmentasi pasar sebelumnya. Serangkaian program pemasaran perlu disesuaikan dengan karakteristik pasar sasaran yang akan dituju. Penentuan pasar sasaran merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting untuk menjalankan proses pemasaran produk. Dengan adanya proses targetting, perusahaan akan melakukan fokus pada proses positioning.
Kristanto menyatakan sebagai berikut: “Positioning mengacu pada tindakan diferensiasi sebuah merek di dalam pikiran para konsumen terhadap dan melebihi para pesaing dalam hal atribut-atribut dan manfaat-manfaat yang ditawarkan dan tidak ditawarkan oleh merek.”