cheoneun yejeone

Kamis, 14 Januari 2021

Evaluasi Potensi dan Peluang Ekspor

 

Evaluasi Potensi dan Peluang Ekspor

Ekspor merupakan kegiatan mengirim barang dari dalam negri keluar negri. Dalam kegiatan ekspor impor tidak terlepas dengan adanya suatu kendala sehingga untuk meminimalisir potensi kendala yang terjadi maka perlu diadakannya evaluasi ekspor agar kedepannya bisa lebih baik lagi. Mengevaluasi potensi ekspor adalah kegiatan menilai suatu produk yang berpotensi untuk diekspor atau dikirm keluar negri.

1.      Konsep Keunggulan Kompetitif Dari Produk Yang Meliputi Harga, Kualitas, Kemasan Serta Biaya Produksi.

Konsep keunggulan kompetitif adalah kemampuan suatu perusahaan dalam memberikan kinerja yang lebih baik, tinggi dan unggul dibandingkan competitor dalam industry sejenis melalui karakteristik dan sumber daya yang dimiliki secara maksimal. Manfaat dari keunggulan kompetitif adalah memengaruhi peluang perusahaan diantara pasar-pasar atau organisasi lainnya m enjadi lebih maju dan unggul dari yang lainnya.  Terdapat beberapa aspek yang termasuk dalam konsep keunggulan kompetitif dari suatu produk, diantaranya adalah:

a.       Harga

Suatu nilai tukar yang bisa disamakan dengan uang atau barang lain untuk menukarkan dengan output yang sebanding antara nilai yang dibebankan pada satuan outputnya. Pada kegiatan ekspor Harga yang ditetapkan biasanya relative murah.

b.      Kualitas

Merupakan mutu dari suatu produk yang akan diekspor, perlu penangan khusus terhadap produk, apalagi produk pertanian yang tidak tahan lama dan mudah membusuk, sehingga perlu adanya penanganan khusus terkait permasalah tersebut.

c.       Kemasan

Kemasan merupakan bagian terluar yang digunakan untuk membungkus suatu produk, fungsi kemasan tersendiri selain menambah daya tarik konsumen adalah untuk melindungi produk dari cuaca, guncangan, benturan ataupun yang lainnya yang dapat membahayakan atau merusak prodiuk tersebut.  

d.      Biaya produksi

Biaya produksi merupakan semua pengorbanan yang dilakukan untuk suatu proses produksi guna atau mengubah bahan mentah menjadi bahan setengah jadi atau bahan jadi guna mendapatkan suatu output.

Teori biaya didasarkan dengan penetapan sebuah harga dari produk itu sendirim biaya yang dikeluarkan perusahaan untu berpoduksi lebih rendah bukan berarti akan mengurangi keuntunggan (profit) perusahaan, melainkan untuk meningkatkan citra baik perusahaan dalam berbisnis.

2.      Ciri-Ciri Pasar Potensial Dengan Pendekatan Permintaan Dan Penawaran

Potensi pasar dapat dianalisis menjadi dua pendekatan yakni:

a.       Pendekatan permintaan: pendekatan permintaan lebih menekankan pada kebutuhan manusia yang sampai saat ini belum sepenuhnya mampu terpenuhi atau kemungkinan sudah terpenuhi namun belum secara maksimal. Misalnya: banyak masyarakat perdesaan membeli pakaian di pasar yang ada dikota, itu artinya bhwa masyarakat perdesaan membutuhkan pakaian sesuai dengan selera mereka yang modern dan kekinian yang tidak ada di pasar tradisional desanya, dan kemungkinan ada dengan harga yang lebih tinggi, sehingga masyarakat desa lebih banyak membeli ke pasar yang berada di perkotaan. Melalui pendekatan permintaan kita dapat mengetahui jumlah permintaan terhadap produk / jasa yang meliputi sasaran pembeli/konsumen, jumlah konsumen, jumlah kebutuhan, dan total kebutuhan pertahun.

b.      Pendekatan penawaran: merupakan pendekatan yang berawal dari kemampuan untuk berwirausaha dalam membuat suatu produk/jasa san mulai mencari pasarnya apakah produk/jasa tersebut laku untuk dijual belikan maupun dibutuhkan orang lain atau tidak.  Misalnya sebuah perusahaan membuat pakaian ala korea yang sangat berkualitas muali dari segi bahan baku yang digunakan, teknologinya sehingga menimbulkan rasa nyaman ketika dipakai, tetapi pakaian tersebut belum tentu akan laku laris manis karena bisa jadi harga yang dibebankan pada satu unit pakiannya sangatlah mahal sehingga hanya orang yang berpendapatan menengah keatas saja yang mempu membelinya.

Terdapat beberapa ciri-ciri peluang perusahaan yang potensial antara lain:

a.       Memiliki nilai jual tinggi

b.      Bukan hanya sekedar bersifat ambisi, tetapi bersifat nyata

c.       Tahan lama dan berkelanjutan sertaSekala usaha dapat ddiperbesar/ ditingkatkan

3.      Bagaimana Ciri Dan Teknis Menetukan Ceruk Pasar

Ceruk pasar (niche market) adalah rencana bisnis yang focus pada peluang usaha untuk menanggapi satu kelompok konsumen san satu segmen populasi yang terdefinisikan dengan baik. Mulai dari kisaran harga, kualitas produksi, dan lain sebagainya.  Hal yang harus diingat terkadang ceruk pasar itu bauatan/reakayasa dengan mengidentifikasi kebutuhan kelompok masyarakat tertentu. Untuk mengidentfikasi dan menemukan peluang alas an mengapa kosnumen tergolong sebagai ceruk pasar adalah”

a.       Tentukan keunggulan dan daya traik produk.

b.      Lakukan riset untuk mengetahui peluang pasar

c.       Kenali calon target segmen pasar dan selalu lakukan evaliasi.

4.      Ciri Ciri Produk Yang Marketable Untuk Ekspor

Produk marketable adalah suatu produk apakah produk tersebut sudah digunakan oleh konsumen atau tidak. Ciri dari rpoduk marketable adalah:

a.       Lakuk dipasra dunia

b.      Barang mudah diganti dan tidak mengubah kualitas

c.       Barang dapat diperjualbelikan dalam jumlah besar

d.      Persediaan barang cukup dan pengadaannya secara berkala

e.       Memiliki kualitas yang tinggi

f.       Dapat memenuhi kebutuhan konsuem, dan lain sebagaiya.

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MANAJEMEN PEMASARAN BERAS MERAH ORGANIK

 MANAJEMEN PEMASARAN BERAS MERAH ORGANIK Beras merupakan biji-bijian sumber karbohidrat yang dikonsumsi orang di seluruh dunia. Makanan ...